Saya
pribadi sering diminta pendapat dan nasihat guna membantu rekan-rekan yang
ingin menggunakan latihan beban sebagai alat untuk mencapai maksud tersebut.
Dengan anggapan masih banyak rekan-rekan lain di seluruh tanah air yang juga
berminat meningkatkan kualitas permainan olah raga yang ditekuni dengan melalui
latihan beban maka saya berusaha membantu menuliskan beberapa program latihan
yang dapat dipakai untuk beberapa macam olahraga. Saya akan menulis jenis
latihan serta kegunaan dari masing-masing latihan tersebut dalam meningkatkan
kualitas permainan. Tentu sifatnya tidak kaku (lebih fleksibel), namun
harapannya bisa menambah informasi bagi kita yang menggeluti olahraga-olahraga
tersebut.
1.
Panah
Olah
raga ini membutuhkan otot-otot yang kuat guna membantu kestabilan saat menarik
busur, membidik dan menembak. Karena itu dibutuhkan otot punggung dan bahu yang
kuat untuk stabilitas lengan, otot paha yang kuat guna stabilitas anggota badan
bagian bwah, dan perut serta pinggang belakang yang kuat guna stabilitas badan
bagian atas.
Latihan
|
Gerakan Utama
|
Set
|
Rep
|
1. Dumbell Rows
|
Memperkuat
punggung atas dan biceps untuk menarik tali busur
|
4
|
10 – 15
|
2. Lunges
|
Memperkuat
panggul, paha, dan punggung bahwa guna stabilitas dalam menembak
|
4
|
10 – 15
|
3. Close grip
bench press
|
Memperkuat
triceps dan bahu guna stabilitas badan
|
4
|
10 – 15
|
4. Sit up
|
Stabilitas badan
|
4
|
10 – 30
|
5. Stiff leg dead
lifts
|
Stabilitas badan
|
4
|
10
– 15
|
2.
Baseball / Softball
Dalam
permainan baseball, kemahiran atlit terbagi atas dua macam ketrampilan yaitu
memukul bola dengan baik, dan melempar bola dengan baik (tentu ketrampilan umum
seperti refleks serta kecepatan berlari menangkap bola tak dapat diabaikan
Latihan
|
Gerakan Utama
|
Set
|
Rep
|
Tujuan : Memukul
lebih baik
|
|||
1. Barbell wrist
curls
|
Memperkuat
forearm dan pergelangan tangan
|
3
|
10 – 15
|
2. Reverse
barbell wrist curls
|
Memperkuat
forearm dan pergelangan tangan
|
3
|
10 – 15
|
3. Twist
|
Kekuatan Rotasi
|
3
|
10 – 15
|
4. Close grip
bench press
|
Kekuatan bahu dan
triceps
|
3
|
10 – 15
|
Tujuan : Melempar
lebih baik
|
|||
5. Dumbell
triceps extension
|
Memperkuat
ekstensi siku selama melempar bola
|
3
|
10
– 15
|
3.
Bowling
Bowling
merupakan olahraga yang mempunyai seni tersendiri. Dibutuhkan akurasi yang
tinggi agar dapat menghabiskan semua sasaran yang disediakan dalam sekali
lemparan. Semakin kuat otot-otot yang dipergunakan untuk melempar bola, semakin
si pelempar bola dapat mengontrol dan merasakan arah lemparan. Dengan beban
bola yang berkisar antara 9 sampai 16 pound (sekitar 4 sampai 7,3 kilogram)
maka tentu dibutuhkan tenaga yang cukup untuk membantu koordinasi gerak.
Dalam
bowling lebih dari 130 otot berkoordinasi dalam satu pelemparan bola.
Memperkuat ke 130 otot tersebut tentu dapat meningkatkan tehnik dan kekuatan
lemparan juga menambah kecepatan sepanjang jalur lemparan, memperbesar “pin
action”.
Berikut
ini adalah latihan utama dalam meningkatkan kekuatan dalam olah raga bowling.
Latihan
|
Gerakan Utama
|
Set
|
Rep
|
. Lunges
|
Kekuatan paha dan
panggul guna melempar
|
3
|
10 – 15
|
2. Pull-up
|
Memperkuat gelang
bahu, punggung, dan kekuatan biceps saat melempar
|
3
|
10 – 15
|
3. Sit up
|
Stabilitas badan
saat melempar
|
3
|
10 – 30
|
4. Stiff leg dead
lifts
|
Stabilitas badan
|
3
|
10 – 15
|
5. Dumbell wrist
curls
|
Kontrol bola saat
melempar
|
3
|
10 – 15
|
Contoh
program latihan :
Hari
# 1
Otot
Paha Depan : Leg press, Lunges
Otot
Paha Belakang : Stiff legged deadlifts, standing leg curls
Otot
Perut : Sit Up
Hari
# 2
Otot
Biceps : Dumbell curls
Otot
Triceps : Triceps Pressdown
Otot
Forearm : Dumbell wrist curls, hammer curls
Otot
Perut : Sit Up
Latihan
|
Gerakan Utama
|
Set
|
Rep
|
. Upright barbell
rows
|
Kekuatan bahu
|
3
|
10 – 15
|
2. Bent arm
barbell pullovers
|
Kekuatan menarik
bola
|
3
|
10 – 15
|
3. Dumbell wrist
curls
|
Kontrol bola
|
3
|
10 – 15
|
Contoh
program latihan :
Hari
# 1
Latihan
pemukul : Barbell wrist curls, reverse barbell wrist curls
Closegrip
bench press, tricep pressdown
Hari
# 2
Latihan
pelempar : Dumbell press, Upright rows, Barbell shrugs,
Dumbell
pullovers.
4.
Bola Basket
Latihan
|
Gerakan Utama
|
Set
|
Rep
|
1. Squats
|
Memperkuat otot
yang diperlukan untuk melompat
|
3
|
10 – 15
|
2. Lunges
|
Memperkuat otot
yang diperlukan untuk melompat
|
3
|
10 – 15
|
3. Close grip
bench press
|
Otot tubuh bagian
atas yang digunakan untuk menembakkan bola
|
3
|
10 – 15
|
4. Stiff leg dead
lifts
|
Otot punggung
belakang guna melompoat
|
3
|
10 – 15
|
5. Leg raises
|
Pengangkatan
lutut saat melompat
|
3
|
10 – 15
|
6. Donkey calf
raises
|
Memperkuat otot
betis untuk melompat
|
3
|
10 – 15
|
Contoh program latihan :
Hari
# 1
Paha
Depan : Squats, leg press, lunges
Paha
Belakang : Stiff legged deadlifts, Standing leg Curls
Betis
: Standing calf raises
Hari
# 2
Dada
: Bench press, Dumbell Incline Press
Triceps
: Close grip Bench Press, Triceps pressdown
Hari
# 3
Punggung
: Pulldown, deadlifts, One arm dumbell rows
Bahu
: Dumbell press, side lateral, Dumbell shrugs
5.
Tinju
Latihan
|
Gerakan Utama
|
Set
|
Rep
|
1. Squats
|
Kontrol paha dan
pinggul
|
3
|
10 – 15
|
2. Close grip
bench press
|
Kekuatan bagu dan
triceps
|
3
|
10 – 15
|
3. Leg press
|
Kontrol paha dan
pinggul
|
3
|
10 – 15
|
4. Twists
|
Gaya rotasi badan
|
3
|
10 – 15
|
5. Arnold press
|
Kekuatan bahu dan
triceps
|
3
|
10
– 15
|
6.
Sepeda
Bersepeda
baik jarak jauh maupun sprint memerlukan kekuatan otot terutama otot paha. Pada
sepeda jarak jauh koordinasi seluruh otot tubuh lain juga dibutuhkan untuk
menahan berat badan dan membantu mengayuh pedal. Jika otot paha lemah dan tak
dapat mengikuti gerakan dan kemauan jantung serta paru-paru untuk terus
mengayuh kelecel maksimal, maka performa VO2 maksimal akan menjadi turun.
Perkuatlah otot kaki dan para pencinta olahraga sepeda tentu akan dapat
meningkatkan VO2 maksimal dan performa bersepeda.
Dalam
bersepeda, latihan beban juga membantu mencegah cedera. Contohnya, gelang bahu
dan leher yang kuat akan dapat bertahan terhadap cedera dan juga dapat
mengurangi akibat dari trauma langsung. Memperkuat dan menambah massa otot paha
depan dan belakang akan membantu mencegah kram otot dan robekan otot saat
sprint dan tanjakan.
Bersepeda
merupakan kombinasi dari olahraga aerobik, kekuatan dan daya tahan otot. Daya
tahan otot dan daya tahan aerobik dapat dicapai dengan cara bersepeda di jalan
dengan tahan yang bervariasi. Kekuatan dalam bersepeda terutama otot paha dapat
diperoleh melalui latihan beban.
Latihan
|
Gerakan Utama
|
Set
|
Rep
|
1. Front
|
Kontrol paha
|
3
|
10 – 15
|
2. Deadlifts
|
Kekuatan secara
menyeluruh
|
3
|
10 – 15
|
3. Lunges
|
Kontrol paha
|
3
|
10 – 15
|
4. Twists
|
Kekuatan badan
dan stabilisasi
|
3
|
10 – 15
|
5. Stiff-legged
deadlifts
|
Kekuatan pinggang
belakang
|
3
|
10 – 15
|
6. Standing
dumbell press
|
Kekuatan pinggang
dan punggung bawah
|
3
|
10 – 15
|
7.
Hyperextensions
|
Kekuatan pinggan
dan punggung bawah
|
3
|
10 – 15
|
Contoh
program latihan :
Hari
# 1
Otot
Paha Depan : Squats, Leg presses, Lunges
Otot
Paha Belakang : Stiff legged deadlifts, standing leg curls
Otot
Betis : Standing calf Raises, Seated Calf Raises
Otot
Perut : Crunches, Hanging Leg Raises
Hari
# 2
Otot
Bahu : Standing dumbell press, lateral raises
Otot
Punggung : Pulldowns, Hyperextensions
Otot
Perut : Crunches, Leg Raises
7.
Anggar
Merupakan
olahraga klasik di Eropa. Sangat membutuhkan ketangkasan dan kekuatan guna
menunjang stamina. Lunge atau melangkah dengan menekukkan lutut merupakan
gerakan utama saat menyerang. Gerakan menyerang ini dapat dengan tepat dilatih
diruang latihan beban dalam latihan yang disebut Lunges.
Meningkatnya
kekuataan otot paha dalam gerakan ini tentu meningkatkan daya serang, kecepatan
dan hentakan yang diperlukan saat menyerang kekuatan gelang bahu forearm juga
merupakan faktor yang penting guna dapat membidik lebih baik dalam suatu
serangan.
Latihan
|
Gerakan Utama
|
Set
|
Rep
|
1. Lunges
|
Kecepatan, daya
serang, stabilitas tubuh
|
3
|
10 – 15
|
2. Close grip
bench press
|
Memperkuat gelang
bahu dan triceps guna menyerang
|
3
|
10 – 15
|
3. Stiff-legged
deadlifts
|
Memperkuat
punggung dan batang tubuh
|
3
|
10 – 15
|
4. Barbell wrist
curls
|
Memperkuat
forearms guna kontrol gerakan
|
3
|
10 – 15
|
5. Reverse
barbell wrist curls
|
Memperkuat
forearms guna kontrol gerakan
|
3
|
10 – 15
|
Contoh program latihan :
Hari
# 1
Paha
Depan : Leg press, lunges
Paha
Belakang : Stiff legged deadlifts
Otot
Perut : Crunches, Leg Raises
Hari
# 2
Otot
Bahu : Standing Dumbell Press
Otot
Triceps : Close Grip Bench Press, Triceps Pressdown
Otot
Biceps : Dumbell Curls
Otot
Forearm : Hammer Curls, barbell Wrist Curls
8.
Sepakbola
Merupakan
olahraga beregu yang sangat membutuhkan kombinasi antara kekuatan otot dan
stamina. Dibutuhkan otot paha yang kuat untuk dapat berlari cepat, tahan lama
dalam permainan 2 x 45 menit dan kekuatan untuk melompat agar dapat merebut
bola diudara dan melakukan sundulan.
Dibutuhkan
juga kekuatan pinggang dan perut guna dapat melakukan dengan baik
gerakan-gerakan rotasi dan mengecoh lawan.
Berikut
adalah latihan yang disarankan untuk dijalankan.
Latihan
|
Gerakan Utama
|
Set
|
Rep
|
1. Squats
|
Kekuatan dan
kontrol paha
|
3
|
10 – 15
|
2. Lunges
|
Kekuatan dan
kontrol paha
|
3
|
10 – 15
|
3. Deadlifts
|
Punggung,
kekuatan dan kontrol paha
|
3
|
10 – 15
|
4. Standing
barbell press
|
Kekuatan gelang
bahu
|
3
|
10 – 15
|
5. Stiff legged
deadlifts
|
Kekuatan pinggang
belakang
|
3
|
10 – 15
|
6. Twist
|
Stabilitas tubuh
dan rotasi
|
3
|
10 – 15
|
7. Sit up
|
Stabilitas tubuh
dan kekuatan untuk mentransfer gaya dari pinggung ke gelang bahu
|
3
|
10 – 15
|
Contoh
program latihan :
Hari
# 1
Paha
Depan : Squat, Leg press, Leg extension
Depan
dan bahu : Bench press, Standing Barbell press
Hari
# 2
Punggung
: Chin up, Deadlifts
Paha
Belakang : Stiff-legged Deadlifts, Standing Leg curls
Betis
: Standing Calf Raises, Seated Calf Raises
9.
Golf
Gerakan
swing pada golf membutuhkan “timing”, suatu gerakan otot yang membutuhkan
kombinasi antara skill, perasaan dan kekuatan tenaga yang tepat. Lebih dari 600
otot yang dibutuhkan untuk melakukan swing. Dengan memperkuat otot-otot
tersebut, yang dibutuhkan kekuatan seluruh tubuh yang total, para pencinta
olahraga golf akan dapat meningkatkan kualitas permainannya.
Menurut
Nick faldo, kekuatan otot paha sering diabaikan oleh para pegolf amatir.
Seringkali
terjadi instabilitas otot paha saat melakukan swing dan tentu hal ini akan
mempengaruhi kualitas permainan. Latihan beban pada pemain golf dipusatkan pada
kekuatan paha dan kekuatan rotasi tubuh.
Berikut
adalah latihan untuk membantu pemain golf meningkatkan performa permainan.
Latihan
|
Gerakan Utama
|
Set
|
Rep
|
1. Lunges
|
Kekuatan dan
kontrol paha
|
3
|
10 – 15
|
2. Step up
|
Kekuatan dan
kontrol paha
|
3
|
10 – 15
|
3. Twist
|
Kekuatan rotasi
tubuh selama “swing”
|
3
|
10 – 15
|
4. Stiff legged
deadlifts
|
Kekuatan pinggang
|
3
|
10 – 15
|
5. Barbell wrist
curls
|
Kekuatan forearms
(club action)
|
3
|
10 – 15
|
6. Reverse grip
barbel wrist curls
|
Kekuatan forearms
(club action)
|
3
|
10 – 15
|
7. Colse grip
bench press
|
Kekuatan bahu dan
triceps
|
3
|
10 – 15
|
Contoh
program latihan :
Hari
# 1
Paha
Depan : Leg press, Step up, Lunges
Paha
Belakang : Stiff-legged Deadlifts, Leg curls
Perut
: Crunches, Leg Raises
Hari
# 2
Biceps
: Concentration curls
Forearm
: Barbell wrist curls
Triceps
: Close grip bench press
10.
Beladiri
Sangat membutuhkan latihan kekuatan untuk seluruh badan
dan memperkuat seluruh otot rangka. Perlu perhatian khusus diberikan pada
gerakan rotasi dan gerakan menendang yang spesifik pada latihan beladiri.
Karena itu walaupun seluruh otot badan harus dilatih
seperti latihan bagi binaragawan, latihan berikut dibawah usahakan agar selalu
ada dalam regimen program.
Latihan
|
Gerakan Utama
|
Set
|
Rep
|
1. Twist
|
Kekuatan oinggang
saat rotasi
|
3
|
10 – 15
|
2. Leg Raises
|
Mengangkat lutut
saat menendang stabilisasi badan
|
3
|
10 – 15
|
3. Close grip
bench press
|
Kekuatan memukul
|
3
|
10 – 15
|
Contoh
program latihan :
Hari
# 1
Dada
: Bench Press, Incline Press
Triceps
: Close Grip Bench Press, Triceps Pressdown
Hari
# 2
Paha
Depan : Squats, Leg Press
Paha
Belakang : Stiff-legged Deadlifts, Leg Curls
Betis
: Standing Calf Raises, Seated Calf Raises
Hari
# 3
Punggung
: Chin Up, Barbell Rows, Deadlifts
Biceps
: Standing Barbell Curls, One Arm Cable Curls
Forearm
: Hammer Curls, Barbell Wrist Curls
11.
Olahraga dengan Raket
Permainan dengan raket baik itu tenis, bulu tangkis
ataupun squash memiliki gerakan yang serupa dan membutuhkan kekuatan untuk
dapat mengeksekusi setiap pukulan. Pemain raket membutuhkan kekuatan gelang
bahu, pergelangan tangan dan forearm serta kekuatan paha untuk mengejar bola.
Dibutuhkan pula otot perut dan pinggang belakang yang
kuat dan lentur guna melakukan gerakan-gerakan rotasi dan melengkungkan badan
saat memukul bola.
Berikut adalah latihan dasar bagi para pemain raket.
Latihan
|
Gerakan Utama
|
Set
|
Rep
|
1. Lunges
|
Gerakan mengejar
bola
|
3
|
10 – 15
|
2. Twist
|
Kekuatan rotasi
tubuh dan pinggang
|
3
|
10 – 15
|
3. Barbell wrist
curls
|
Kekuatan
pergelangan dan cengkeraman
|
3
|
10 – 15
|
4. Reverse grip
barbel wrist curls
|
Kekuatan
pergelangan dan cengkeraman
|
3
|
10 – 15
|
5. Pullovers
|
Ayunan tangan
saat memukul dengan raket
|
3
|
10 – 15
|
No comments:
Post a Comment